Antisipasi Karhutla, KPH Sumedang Ikuti Apel Siaga Tingkat Provinsi Jawa Barat

Lingkungan Tanggal: 2026 - 07 - 24 149 views Penulis: Calista Alodia
Antisipasi Karhutla, KPH Sumedang Ikuti Apel Siaga Tingkat Provinsi Jawa Barat
SUMEDANG, PERHUTANI (24/07/2026) | Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Sumedang ikut sertakan personel pelindungan hutan sebanyak 30 orang yang terdiri dari Polhutan Mobile (Pohutmob) dan Polhutan Teritorial (Polter) dalam Apel Siaga Kebakaran Hutan dan Lahan Tahun 2026 pada Selasa (21/07/2026) bertempat di Balai Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Wilayah IV Kementerian Kehutanan yang dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat dan Kepala Divisi Regional Perum Perhutai Jawa Barat dan Banten.

Apel siaga mengusung tema “Memperkuat Sinergi Lintas Sektor dalam Mewujudkan Hutan dan Lahan Bebas Asap Menuju Jawa Barat Lestari.” diikuti sebanyak 410 personil yang terdiri dari unsur Kementerian Kehutanan, unsur Dinas Instansi tingkat Provinsi Jawa Barat, unsur Perum Perhutani Divisi Regional Jawa Barat dan Banten, unsur Pemerintah Daerah Kabupaten Majalengka, unsur Kepolisian Resort Majalengka, unsur Kodim 0617 Majalengka dan Organisasi Masyarak Peduli Api.

Personil perlindungan hutan KPH Sumedang yang diikut sertakan sebanyak 30 orang dipimpin langsung oleh Administratur Perhutani KPH Sumedang, Didin Rohidin dalam rangka mempersiapkan kesiagaan personil guna antisipasi dan pencegahan terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah KPH Sumedang.

Pada kesempatan tersebut, Didin memberikan arahan kepada jajaran agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan dan melakukan berbagai upaya pencegahan serta deteksi dini terhadap potensi terjadinya karhutla baik di dalam kawasan hutan maupun di luar kawasan hutan, selain itu ia juga menekankan jajarannya untuk senantiasa bersinergi dengan berbagai pihak dalam upaya pencegahan dan pengendalian karhutla.Ia berharap untuk KPH Sumedang mulai tahun ini dan berikutnya terhindar dari Karhutla.

“Menghadapi kemarau tahun ini segenap personil khususnya personil perlindungan hutan agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi terjadinya karhutla, upaya deteksi dini sangat penting dilakukan guna mencegah dan meminimalisir dampak, keberhasilan pencegahan dan penanganan dapat diraih berkat kerjasama dan sinergitas antar dengan dinas dan instansi terkait serta berbagaiunsur lainnya”.Ungkapnya.

“Saya berharap kemarau tahun ini dan tahun berikutnya seluruh wilayah KPH Sumedang terbebas dari kejadian karhutla”.Pungkas Didin.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat, Dodit Ardian Pancapana dalam sambutannya yang menyatakan bahwa upaya pencegahan dan penanganan karhutla baru dapat terwujud secara optimal apabila dilakukan secara sinergis antar lintas sektor, sehingga seluruh wilayah Provinsi Jawa Barat terbebas dari kejadian karhutla.

“Upaya pencegahan dan pengendalian karhutla merupakan tanggungjawab bersama, yang baru bisa terwujud secara optimal apabila dilakukan secara sinergis antar lintas sektor bukan semata tugas salah satu pihak, dengan kerjasama sinergi diharapakan seluruh wilayah Provinsi Jawa Barat terbebas dari kejadian karhutla”.Pungkasnya.